Mesjid Qiblatain

mesjid qiblatain gambar

Mesjid Qiblatain. Banyak sekali destinasi kunjungan bila anda pergi umroh baik di madinah maupun di Mekah. Tempat-tempat yang akan anda kunjungi ini tentu saja akan sangat berkaitan dengan sejarah Islam ataupun tempat-tempat yang memang disebutkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam hadits beliau.

Salah satu masjid bersejarah yang insya Allah anda kunjungi adalah Masjid Qiblatain. Mesjid yang berada di kota madinah ini awal muasalnya mesjid ini adalah mesjid yang bernama Masjid Bani Salamah. Mengapa dinamai dengan masjid Bani salamah? Karena masjid ini dibangun di atas tanah milik Bani salamah.

Lokasi Masjid Qiblatain

Mesjid ini terletak di Madinnah tepatnya di atas bukit yang sangat kecil di bagian utara Harrah wabrah. Masjid ini berada di tepi jalan yang menuju ke kampus Universitas Madinah,  yaitu di dekat Istana Raja.

Arti Mesjid Qiblatain

Qiblatain artinya 2 qiblat. Jadi masjid qiblatain ini mempunyai arti yaitu mesjid 2 kiblat. Namun tentu saja bukan berarti jika anda shalat di sini, terdapat 2 arah kiblat yang berbeda. Tapi karena sejarahnya. Mesjid ini pernah menggunakan qiblat ke masjidil Aqsha dan kemudian berubah ke Masjidil Haram

Sejarah penamaan Mesjid Qiblatain

  • Pada mulanya Kaum muslimin bersembahyang ke arah kiblat Baitul Maqdis yaitu berada di yerusalem tepatnya di palestina (Masjidil Aqsha). Baru kemudian Setelah wahyu turun kepada Rasulullah Saw dan isi dari wahyu itu adalah memindahkan kiblat ke arah Masjidil Haram yang berada di Mekah. Maka barulah qiblat berpindah ke Masjidil Haram sampai dengan sekarang.
  • Turunnya wahyu perpindahan qiblat ini terjadi pada tahun ke 2 Hijriyah tepatnya di hari senin dan pada bulan Rajab dan bertepatan pas waktu dhuhur yang tempatnya di Bani salamah.
  • Pada saat Rasulullah hendak sedang melaksanakan shalat pada saat itu juga mendapatkan wahyu yaitu surat Al Baqarah ayat 144. Pada saat surat itu sudah turun ada seorang yang berasal dari Bani Salamah berkata bahwa kiblat sudah di ganti tepat ke arah Masjidil Haram
  • Sultan sulaiman pada tahun 893 H atau 1543 M telah terjadi pemugaran yang di perintahkan oleh beliau dan di beri nama Mesjid Qiblatain.

Mesjid Qiblatain merupakan mesjid yang begitu terkenal di kota Madinah setelah mesjid Nabawi dan quba meskipun letak mesjid Qiblatain di atas bukit kecil tetapi mesjid ini juga banyak di kunjungi karena bagian dari sejarah islam.

Bagi para jamaah yang sedang beribadah umrah maupun haji apabila ingin berkunjung ke mesjid Qiblatain jangan heran apabila tidak terlihat hotel ataupun penginapan karena letak yang sangat jauh dari perkotaan jadi disana tidak ada hotel ataupun penginapan. Salah satu gedung nampak disana adalah universitas. Bagi yang mencari penginapan di daerah kota Madinah mungkin harus mencari ke arah perkotaan yang berdekatan dengan Mesjid Nabawi di sana terdapat beberapa hotel dan restauran.

Masjid-al-Qiblatain-in-Madina-07

Mesjid Qiblatain yang desain mesjidnya juga banyak perubahan seiring pergantian zaman perubahan yang menjadikan mesjid ini nampak lebih bagus tetapi tidak menjadikan nilai nilai sejarahnya hilang karena nilai sejarah yang terdapat pada Mesjid Qiblatain ini tidak akan terhapus dengan perubahan desain pada bangunan ini. Banyak nya jamaah yang beribadah ketanah suci sebagian besar umat muslim pasti akan berkunjung ke tempat Mesjid Qiblatain hanya untuk sekedar beribadah dan ingin mengetahui bagaimana bentuk Mesjid yang memiliki sejarah yang kental akan ke islaman.

Post Author: Evan Tri Purnama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *