Tempat-Tempat Yang Dikunjungi Ketika Umroh Plus Turki

Tempat-Tempat Yang Dikunjungi Ketika Umroh Plus Turki – Istanbul memiliki sejarah Islam yang kaya. Sampai dengan tahun 1922 merupakan kerajaan Islam besar terakhir dari Dinasti Utsmani. Turki memiliki warisan budaya dan situs-situs bersejarah islam yang ketika Anda kunjungi, Anda akan menemukan banyak situs Islam dan masjid untuk dikunjungi.

Berikut tempat-tempat yang dikunjungi ketika Umroh Plus Turki :


1. Masjid Sulaiman

Masjid Sulaiman adalah masjid terbesar di Istanbul, dibangun atas perintah Sultan Sulaiman I oleh arsitek besar Sinan, keduanya dimakamkan dalam kompleks. Masjid Sulaiman bukan hanya tempat ibadah. Kompleks di sekitarnya memberikan sistem kesejahteraan yang memberi makan lebih dari 1.000 orang – Muslim, Kristen dan Yahudi sama – setiap hari.
Di taman di belakang masjid utama ada dua makam termasuk makam Sultan Sulaiman I, istrinya Roxelana, putrinya Mihrimah, ibunya Dilaşub Saliha dan adiknya Asiye. Sultan Sulaiman II dan Ahmed II, juga dimakamkan di sini.
Di luar tembok masjid, sebelah utara adalah makam Sinan, yang dianggap sebagai arsitek terbesar dari periode klasik arsitektur Ottoman. Sinan meninggal saau usia 98 tahun, ia lahir sebagai seorang Kristen dan kemudian masuk Islam.

2. TopKapi Palace

Istana Topkapi adalah istana besar di Istanbul yang merupakan kediaman utama dari Sultan Ottoman selama kurang lebih 400 tahun. Ini rumah ‘Suci Peninggalan’, para Nabi dan sahabat termasuk Anda akan melihat peninggalan Pedang Rasullah saw dan para sahabat. 

3. Blue Mosque

Meskipun dikenal sebagai ‘Masjid Biru’ karena ubin biru menghiasi dinding interiornya, nama sebenarnya masjid ini adalah ‘Masjid Sultan Ahmed’. Berada di dekat situs kuno Hippodrome, serta berdekatan juga dengan Hagia Sophia yang sekarang diubah fungsinya menjadi museum.

4. Hagia Sophia

Terletak di jantung kota Istanbul, Hagia Sophia (yang berarti ‘Kebijaksanaan Ilahi’), awalnya dibangun sebagai katedral Ortodoks Timur dan kemudian diubah menjadi masjid aya sofiaketika kota itu ditaklukkan oleh Sultan Mehmed II. Masjid ini kemudian berubah menjadi sebuah museum pada tahun 1935.

5. Hippodrome

Sumber foto : http://goo.gl/VLTmPm
Monumen hippodrome adalah bangunan bersejarah yang tersisa dari kegiatan masyarakat Konstantinopel pada zaman Byzantium. Hippodrome adalah bahasa Yunani yang artinya balapan kuda. Hanya saja stadion balapan kudanya sendiri saat ini sudah tidak ada.
 
6. Selat Bosphorus
 
   
Sumber foto : http://goo.gl/ld8Cfy
Selat Bosphorus adalah sebuah selat yang memisahkan Turki bagian Eropa dan bagian Asia, menghubungkan Laut Marmara dengan Laut Hitam. Tepian selat ini berpenduduk padat, salah satu kotanya adalah Istanbul.
 

7.  Masjid Ayyub Al ansari

Abu Ayyub Ansari ra adalah sahabat yang dekat dengan Nabi Muhammad saw. Nama lengkapnya adalah Khalid bin Zaid bin Kulayb. Ketika Nabi Muhammad saw hijrah ke Madinah, semua Ansar tertarik untuk menjadi tuan rumah Nabi Muhammad saw. Nabi Muhammad membuat keputusan bahwa ia akan tinggal di mana kemudian untanya berhenti di kediaman Abu Ayyub Ansari. Nabi Muhammad saw tinggal di rumahnya selama 7 bulan.


8. Grand Bazaar

Grand Bazaar merupakan salah satu pasar tertutup yang paling tua dan paling besar di dunia. Beberapa di antara barang yang paling diburu pembeli adalah perhiasan, keramik dengan lukisan tangan, karpet, rempah-rempah dan barang antik. Karena pasar ini sangat besar, jenis barang yang dijual pun bervariasi

9. Madinah – Masjid Nabawi

Masjid Nabawi adalah masjid kedua yang dibangun oleh Rasulullah saw, setelah Masjid Quba yang didirikan dalam perjalanan hijrah dari Mekkah ke Madinah. Masjid Nabawi dibangun sejak saat-saat pertama Rasulullah saw tiba di Madinah, di tempat unta tunggangan Nabi saw menghentikan perjalanannya. Lokasi itu semula adalah tempat penjemuran buah kurma milik anak yatim dua bersaudara Sahl dan Suhail bin ‘Amr, yang kemudian dibeli oleh Rasulullah saw. untuk dibangunkan masjid dan tempat kediaman.

10. Madinah – Masjid Quba

Masjid Quba adalah masjid pertama yang dibangun oleh Rasulullah saw. pada tahun 1 Hijriyah atau 622 Masehi di Quba, sekitar 5 km di sebelah tenggara kota Madinah. Dalam Al Qur’an disebutkan bahwa masjid Quba adalah mesjid yang dibangun atas dasar takwa (Surat At Taubah:108).

11. Qiblatain 

Masjid Qiblatain (artinya: masjid dua kiblat) adalah salah satu masjid terkenal di Madinah. Masjid ini mula-mula dikenal dengan nama Masjid Bani Salamah, karena masjid ini dibangun di atas bekas rumah Bani Salamah. Letaknya di tepi jalan menuju kampus Universitas Madinah di dekat Istana Raja ke jurusan Wadi Aqiq atau di atas sebuah bukit kecil di utara Harrah Wabrah, Madinah.

12.  Jabal Uhud

Jabal Uhud adalah bukit yang dijanjikan di surga. Tak seperti umumnya gunung di Madinah, Jabal Uhud seperti sekelompok gunung yang tidak bersambungan dengan gunung yang lain. Karena itulah penduduk Madinah menyebutnya dengan sebutan Jabal Uhud yang artinya ‘bukit menyendiri’.

13. Pasar Kurma – Madinah 

Anda bisa membeli aneka kurma di pasar kurma. Para pedagang di pasar kurma Madinah juga bersaing dalam urusan memberikan harga kepada para calon pembeli. 

14. Bir Ali

  
Masjid Bir Ali dibangun di tempat dimana Rasulullah SAW pernah bernaung di bawah sebuah pohon sejenis akasia saat menuju Kota Mekkah untuk menunaikan ibadah umrah. Begitupun sekarang, setiap peziarah yang akan melaksanakan ibadah haji dan umrah dari arah Kota Madinah selalu berhenti sejenak di tempat ini untuk mandi, shalat sunnat ihram 2 rakaat, dan mengambil niat ihram. 
15. Mekkah
Masjidil Haram dengan Ka’bah di dalamnya. Bangunan Ka’bah ini dijadikan patokan arah kiblat untuk ibadah salat umat Islam di seluruh dunia. Kota Mekkah merupakan kota suci umat Islam dan tempat lahirnya Nabi Muhammad SAW.


16. Jabal Tsur

Terletak disebelah selatan Masjidil Haram sejauh kurang lebi 6 km. Jabal Tsur ini mempunyai nilai penting dalam sejarah Islam. Rasulullah SAW bersama-sama dengan Abu Bakar Ashiddiq pernah berlindung di gunung tersebut waktu hendak hijrah ke Madinah. 
 
17. Jabal Rahmah

Jabal Rahmah berlokasi di pusat Arafah. Dinamakan Arafah karena di tempat itu manusia saling mengenal satu sama lain. Di Atas bukit terdapat tugu besar berwarna putih, dan tugu ini merupakan lambang atau ciri khas bagi Jabal Arafah.

18. Jabal Nur

Jabal Nur terletak sekitar 7 km sebelah barat masjidil Haram. Tingginya kurang lebih 642 meter. Dinamakan Nur yang artinya cahaya, karena di bukit ini terdapat Gua Hira’, tempat Nabi saw menyendiri beribadah sehingga terpancar nur atau cahaya nubuwwah. Di bukit ini Rasulallah saw menerima wahyu pertama: ”Iqra’” (Bacalah).

19. Masjid Ji’ronah

Al-Ji’ranah, kerap disebut Ji’ranah merupakan sebuah perkampungan di Wadi (lembah) Saraf yang berjarak sekitar 24 km dari Masjidil Haram, Makkah al- Mukarramah. Beberapa kali, tempat bersejarah ini disebutkan dalam hadis.
20. Masjid Laut Merah – Jeddah
Karena lokasinya yang berada di pinggir pantai menyebabkan masjid terlihat seperti terapung di atas permukaan air laut, sehingga menjadi objek yang menarik untuk disinggahi.

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *